Keranjang Belanja Anda kosong!
Selamat datang! login | daftar

Asupan Gizi Dan Nutrisi Untuk Anak Balita


Di usia balita nutrisi memang sangat di perlukan untuk perkembangan otak dan fisiknya. Perkembangan otak ini terutama pada masa golden age (0-5 tahun) karena pada masa golden age ini otak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Untuk itulah nutrisi pada balita yang di berikan pada masa ini sangat efektif untuk mengoptimalkan kecerdasan, kreativitas, dan perilaku anak. Dengan pemberian nutrisi yang seimbang dan lengkap pada masa ini maka akan semakin banyak jumlah sel-sel otak bayi. Semakin bagus kualitas percabangan sel-sel otak, semakin bagus pula fungsi sinaps antara sel-sel otak bayi/balita.

Tumbuh kembang otak sejak kehamilan 6 bulan sampai umur 2 tahun sangatlah cepat dan penting, maka bayi memerlukan banyak protein, karbohidrat, lemak, vitamin B1,B6 dan lain-lain. Karena sampai umur 1 tahun, 60 persen energi makanan pada bayi di gunakan untuk pertumbuhan otaknya. Kebutuhan otak akan glukosa (gula) dan oksigen dapat 10 kali lipat dari pada organ lainnya. Apabila kandungan glukosa dalam darah turun drastis maka otak akan menarik suplai glukosa untuk organ lain dan hal ini bisa menyebabkan mata berkunang-kunang dan juga susah untuk berkonsentrasi. Oleh karena itulah bisakanlah anak balita anda untuk sarapan pagi agar dapat menjaga kemampuan konsentrasinya.

Asupan gizi yang diperlukan balita untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak antara lain :

  • Asam Lemak Otak

Asam lemak esensial serta omega-3 merupakan zat gizi yang harus terpenuhi, Asam lemak omega-3 juga berperan sebagai asam lemak otak. Asam lemak omega 3 ini turunan dari pendahulunya yaitu asam lemak esensial linoleat dan linolenat. Asam lemak omega 3 mengahsilkan 3 bentuk yaitu asam  alfa-linoleat, epa (eikosapentaeonat), serta DHA (dokosaheksaenoat). Asam lemak esensial juga prekursor atau pendahulunya dari omega 3 dha, epa, ala (alfa-linolenat), dan aa atau asam arakhidonat.

  • Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi yang di perlukan untuk berbagai proses metabolisme otak dan proses pembetukan simpai-simpai syaraf pada otak bayi dan juga untuk proses berfikir. Beberapa jenis makanan dengan kandunagn karbohidrat antara lain : beras, beras merah, tepung maizena, tepung roti, makroni, pasta, havermut, jagung, sagu, dan juga kentang.

  • Kalori dan Protein

Kekurangan kalori dan protein dapat menyebabkan otak anak tidak dapat tumbuh secara optimal. hal ini akan mengakibatkan gangguan motorik dan kecerdasan anak. kalori di butuhkan dalam proses metabolisme otak, sementara itu protein berperan dalam pembentukan sel-sel syaraf baru termasuk otak. Sumber kedua zat gizi ini dapat di temukan pada daging sapi, ayam, ikan, telor, susu dan produk olahannya, dan juga minyak ikan, tempe tahu dan kedelai.

  • Taurin

Taurin merupakan asam amino yang membuat kinerja otak menjadi lebih baik, selain itu taurin juga berperan dalam perkembangan mata anak. Sumber gizi ini dapat di peroleh antara lain dari ASI ( Air Susu Ibu), Daging, Unggas dan juga makanan laut.

  • Kolin

Kolin penting sebagai komposisi utama memberan sel normal serta menjaga keutuhan membran sel dalam proses-proses biologi, seperti aliran atau rangsangan informasi, komunikasi intrasel dan bioenergi. Selain itu kolin juga dapat membantu fungsi normal otak melalui pembentukan neurotransmitter asetilkolin yaitu bentuk senyawa kolin yang berperan pada fungsi otak. Sumber kolin ini dapat di peroleh dari ASI dan suplemen kolin.

  • Lecitin

Lecitin bermanfaat dalam proses pembentukan syarat di dalam otak anak dan dapat mencegah kerusakan pada memori. Sumber lecitin ini bisa di peroleh dari beberapa jenis makanan antara lain dari kedelai dan kuning telor.

  • Kolesterol

Kolesterol merupakan komponen utama dalam pembentukan sel otak dan sel syaraf. Sumber kolesterol ini dapat di peroleh dari beberapa jenis makanan antara lain dari Asi, telur, udang, otak dan lain sebagainya.

  • Zat Besi

Zat besi berperan besar dalam pembentukan sel-sel baru termasuk otak, dimana dia mengangkut dan membagikan oksigen dari paru-patu keseluruh tubuh. Zat besi juga berperan dalam pembentukan sel-sel darah merah di dalam sumsum tulang belakang. Sistem imun yang berfungsi dengan baik adalah tanda cukupnya zat besi dalam tubuh. Sumber zat besi dapat di peroleh dari beberapa jenis makanan antara lain dari Asi, hati, daging merah, ikan, kuning telur, serealia, dan juga sayuran hijau.

  • Asam Folat

Asam folat berperan penting dalam pembentukan otak balita sejak dalam kehamilan. Kondisi kekurangan asam folat ini bisa berakibat timbulnya kelainan berupa neural tube defect (ntd) yang dapat mengakibatkan kematian. Ntd merupakan kelainan bawaan berat pada otak, tulang kepala, dan sumsum tulang belakang. Sumber asam folat terdapat pada hati ayam, kacang kedelai, bayam, kembang kol, brokoli, daging, gandum, telur, susu, dan keju.

  • Cairan

Cairan berguna untuk memuaskan rasa haus bayi dan juga membantu melancarkan kerja pencernaan. Sumber cairan bagi bayi ini dapat di peroleh dari beberapa jenis cairan antara lain sepertia ASI, air putih matang, sari buah segar, dan makanan berkuah.

Itulah beberapa contoh jenis asupan gizi yang diperlukan balita untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak. Selain beberapa contoh yang sudah di sebutkan di atas tentunya masih banyak lagi jenis gizi yang lain seperti kebutuhan akan Vitamin B1, Vitamin B5, Vitamin B6, Vitamin B12, Yodium, sodium, potassium, kalsium, Zing (seng), sialic acid, dan lain sebagainya.

Disadur : Cegahsakit.com

  • Bagikan:

\